Pengertian dan Makna Tut Wuri Handayani (Semboyan Pendidikan Ki Hajar Dewantara) 

Tut Wuri Handayani – Coba kamu perhatikan topi dan dasi seragam sekolah, pasti ada logo Tut Wuri Handayani. Tertulis rapi lewat benang bordir berwarna emas. Ya, itulah semboyan pendidikan Indonesia.

Pasti kalimat mudah sekali terngiang dalam ingatan, tetapi tahukah kamu apa makna dari semboyan tersebut?

Tut Wuri Handayani merupakan salah satu dari tiga prinsip filosofi kepemimpinan yang di ajarkan oleh Ki Hajar Dewantara.

Tiga Semboyan Pendidikan Ki Hajar Dewantara

(1) Ing Ngarso Sung Tulodo

Dilihat dari asal katanya, maka ing ngarso sung tuladho itu berasal dari kata ing ngarso yang diartikan di depan, sung (lngsun) yang artinya saya, dan kata tulodo yang artinya tauladan. Dengan demikian arti dari semboyan ki Hajar Dewantara yang pertama ini adalah ketika menjadi pemimpin atau seorang guru harus dapat memberikan suri tauladan untuk semua orang yang ada disekitarnya.

(2) Ing Madyo Mbangun Karso

Dari asal katanya, maka Ing Madyo Mbangun Karso berasal dari kata Ing Madyo yang diartikan di tengah-tengah, Mbangun yang memiliki arti membangkitkan dan karso yang memiliki arti bentuk kemauan atau niat. Dengan demikian makna dari semboyan Ki Hajar Dewantara yang kedua ini adalah seorang guru di tengah-tengah kesibukannya diharapkan dapat membangkitkan semangat terhadap peserta didiknya.

(3) Tut Wuri Handayani

Dari asal katanya, Tut Wuri Handayani, dirangkai dari kata tut wuri yang memiliki arti mengikuti dari belakang da kata handayani yang memilki arti memberikan motivasi atau dorongan semangat. Dengan demikian semboyan ki Hajar Dewantara yang ketiga ini memiliki makna bahwa seorang guru diharapkan dapat memberikan suatu dorongan moral dan semangat kepada peserta didik ketika guru tersebut berada di belakang.

Sejarah Tut Wuri Handayani

Siapapun orangnya apabila kembali mengingat sejarah awal mula pendidikan di Indonesia, maka kita akan langsung mengingat satu penjuang bangsa, juga sebagai bapak pendidikan Indonesia, yaitu Ki Hajar Dewantara bersama Taman Siswanya di jaman dahulu kala.

Salah satu tujuan dibuatnya lembaga pendidikan tersebut ialah bertujuan guna membuat budaya tanding kepada pendidikan kolonial di masa tersebut. Selain itu masalah pendidikan ada maksud tertentu dan terpenting, yaitu menyedarkan kepada bangsa ini dari keterjajahan oleh bangsa penjajah, baik di jajah secara fisik dan budaya.

Sejarah singkat siapa orang yang pertama kali mencetuskan semboyan Tut Wuri Handayani pastinya di ialah Ki Hajar Dewantara. Pertama kali yang mendirikan Taman Siswa, pada tanggal 3 Juli 1922 silam, dimana di Taman Siswa tersebut ada sekitar 7 pasal asas yang dijadikan sebagai ini. Raden Soewardi Soejaningrat ialah nama asli Ki Hajar Dewantara yang pertama kali mengucapkan dan membuat semboyan Tut Wuri Handayani.

Lambang Atau Logo Tut Wuri Handayani

Hampir kebanyakan orang akan menyembutkan sebagai Tur Wuri Handayani yang aslinya ialah Lambang dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sesuai adanya Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0398/M/1977 tertanggal 6 September 1977 dengan perincian arti lambang sebagai berikut:

  • Logo Bidang Segi Lima “Warna Biru Muda”
    Yang artinya, menggambarkan alam kehidupan dari pancasila.
  • Logo Semboyan Tut Wuri Handayani
    Dipakai Ki Hajar Dewantara pada pelaksanaan di sistem pendidikannya. Dengan arti penghargaan juga penghargaan juga penghormatan kita kepada alamarhum Ki Hajar Dewantara yang hari lahirnya sudah dijadikan Hari Pendidikan Nasional.
  • Logo Belencong Menyala Bermotif Garuda
    Artinya sebagai lampu yang bisa membuat pertunjukan menjadi semakin hidup dan arti Burung Garuda ialah sebuah gambaran sifat dinamis, gagah perkasa juga mampu dan berani mandiri mengarungi luasnya angkasa.
  • Logo Buku
    Artinya jika buku itu ialah sumber untuk semua jenis ilmu yang bisa bermanfaat untuk kehidupan manusia.
  • Logo Warna
    Warna putih di ekor juga sayap garuda lalu buku artinya suci, bersih tanpa adanya pamrih. Warna kuning emas di api yang menyala artinya keagungan dan keluhuran dari sebuah pengabdian. Warna biru muda di bidang segi lima artinya jiwa pengabdian yang tidak akan kunjung putus dengan mempunyai pandangan hidup yang sangat mendalam.

Demikian sedikit penjelasan mengenai Pengertian dan Makna Tut Wuri Handayani (Semboyan Pendidikan Ki Hajar Dewantara). Semoga bermanfaat.

Leave a Comment